
“Dek… gmn menurut sampean?”
tanya seorang guru bhs inggris dsebuah smp NEGERI. tapi aku lebih menganggapnya bukan sebuah pertanyaan yang membutuhkan
jawaban. ibu ini lebih meminta peneguhan, karena dia tahu apa yg ia perbuat adalah benar.
ibu tersebut bercerita tentang pengalamannya mengajar, beliau miris karena mengajar selama ini seperti GaK ada artinya. aku kira semua sudah taw kecurangan yg terjadi saat UnAS berlangsung. dan kita juga tidak asing lagi bahwa pemeran utama dari UnAS adalah guru (di bawah tekakan kepsek) bukan siswa. karena gurulah yg menjawab soal2 UNAs tersebut.
bagi orang yang “BLANK” mungkin biasa2 saja, karena memang dari sononya udah ng-blank, tapi tidak demikian bagi orang yg punya idealisme, punya prinsip! baginya, ketika dia dipaksa menuruti sesuatu yang bertentangan dengan prinsipnya adalah sama seperti perendahan martabat, menginjak2 harga diri sendiri.
dan di UNAS semua dipertaruhkan!!!
setelah ngobrol banyak mengenai UNAS ini dengan beberapa guru, ada beberapa modus perjokian dalam UNAS…
begini ceritanya:
1. to the point:
jawaban langsung diberikan ke siswa. Jd pas UNAS berlangsung, guru matpel yg ditunjuk (mereka bilang tim sukses. weh weh!!) mulai menjawab soal. Aku kurang taw pasti tuh soal dapet dari mana. Setelah guru2 tersebut menjawab soal, nimimal sudah mencapai Standar kelululusan, maka segera jawaban ini didistribusikan ke kelas2 melui ”pesuruh” yg punya bakat mengelabui pengawas UNAS. Kebetulan aku pernah interview langsung sama pelaku. masyaAllah…
2. backstreet:
sebenarnya sama saja antara cara pertama dan kedua. Sama2 curangnya. Tapi yang ini dilakukan tanpa diketahui siswa. Jd pas jawaban UNAS sudah dikumpulkan, mulailah ”Tim sukses” (yg terdiri dr guru n pengawai) bekerja mengganti jawaban. Ketrampilan menghapus dan ”mengurek2” sangat dbutuhkan disini. Mereka berdalih dengan sistem ini, mereka bisa menyelamatkan siswa tanpa membuat siswa tersebut merasa bersalah. Karena tIm Sukses bekerJa dibalik layar..
3. 4. dan seterusnya bs jd ada modus yg lain…
anehnya..
info seperti ini sudah2 sangat umum dan populer, heran kalo masih ada pajabat yg terkait seolah terkaget2, seolah shok, dan geram. BOHONG BESARRRRRRRRRRRR… bahkan ibu tersebut bilang bahwa INI ADALAH INSTRUKSI DARI BUPATI langsung!!!
Weleh!! Awalnya aku ga sebegitu yakin. Tapi kemudian yg berkata seperti itu tidak hanya satu dua orang, dan bukan hanya dari satu sekolah…
Sistemik.. kata beliau, kita terjerat dalam LINGKARAN SETANNN!!
Apa pasal? Jadi begini
BUPATI mempresser KEPSEK, dengan berbagai ancaman… (ku ga taw jelas ancamannya spt apa)
KePsek mengkompress GURU matpel terkait, jg pake ancaman.
Kalo yg PN, karna udah kongkalikong ma Pemda, maka ancamannya akan dmutasi ke wilayah pelosok. Kalo yg masi GTT, ancamannya langsung ditendang…
Sampe disini dlu, dah malem.. tar kapan2 InsyaAllah mu dilanjutin lagi…
Friday, April 17, 2009
UjiAn NAsioNaL dan PertaRunGan Idealisme..
Saturday, July 26, 2008
DUKUN-DUKUN ABAD 21

Aku bisa membuatmu
Jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku….
Mekso banget seh DEWA iki!!! Jika dulu ada ungkapan “cinta ditolak, dukun bertindak”, itu dulu. Lain dulu lain sekarang lah…!
Jika lagu ini ta ubah liriknya…
Aku* bisa membuat rakyat
Tetap membeli minyak dg harga mahal
Meski mereka tak suka itu….
Aku bisa membuat ibu2
Tetap membeli beras dg harga melangit
Meski mereka tak mampu….
Aku bisa membuat mahasiswa
Tetap membayar SPP mahal
Meski mereka menuntut sebaliknya….
Aku bisa membuat Rakyat
Tetap berobat dg biaya mahal
Meski mereka menjerit…
Mengapa ini yang terjadi…??
Karena minyak (sumber energi), beras, pendidikan, kesehatan dsb adalah kebutuhan pokok.
Karena rakyat, mahasiswa dan pasien di posissikan sebagai konsumen
Sedang Pemerintah memposisikan diri sebagai pedagang…
Maka yang berlaku adalah hukumnya Adam Smith….
(Lah negara ko’ kayak bakol onde-onde?)
Dan mau tidak mau, mereka harus beli, karena mereka butuh minyak, butuh beras.
Mau tidak mau, mereka harus membayar spp mahal, karena mereka harus sekolah.
Mau tidak mau, mereka harus berobat…
Karena mereka butuh itu semua.
Jika dulu paksa-memaksa bisa lewat jalur Mbah Dukun, tapi sekarang lebih canggih dari sekedar santet. Cuman ketok palu saja, jadilah UU yang siap memaksa siapa saja! bahkan Si Mbah Dukun juga!
Dg UU Migas, rakyat dipekso beli BBM dg harga mahal lantaran subsidi BBM di kurangi. Dg UU Kelistrikan, rakyat dicekik lantaran kebijakan pemerintah yg secara bertahap memprivatisasi PLN, akibatnya tarif listrik melangiiiittttt! UU Penanaman Modal memaksa bangsa ini jd kuli di negri sendiri, sementara investor bisa pesta pora mengeruk kakayaan di bumi pertiwi. UU Sumber Daya Air… hingga air pun rakyat harus beliiiiiii. Kejaaaaaaaaaaaaammmmmm!!!
Inilah barangkali ‘dukun-dukun’ peranakan abad 21! Tetep yang namanya filosofi ‘nyantet’ menjadi ‘RUH’ dalam aktifitas mereka!!!
* Aku >> pasangan selingkuh: pemerintah & korporat (kapitalis)
Friday, July 25, 2008
PilGUb Jatim… Sepi Artis
Klinting klinting… kluntung kluntung…
Hmm.. kalian kira itu suara apa?! tuh pekikan hapeq, tanda ada sms yg hrs segera dibuka.
“Hey pink… gmn pny kbr? Ga pulang ta, tgl 23 kan pilgub!”**
Temen esempe, kayaknya nih anak kangen bgt kumpul rame2. Pilgub kan alasan aja biar
q mau pulang, biar bs reonian bareng, padahal dia tau kalo q ogah milih. Dia tau, q baru mau nyoblos kalo cagubnya ada Ikang Fauzi, heuhehe… wah jatim bakalan ‘ngerock’ nihh plus banyak preman…
Pak cik pak pak
preman preman oh oh
Pak cik pak pak metropolitan
Pak cik pak pak
preman preman oh oh
Pak cik pak pak metropolitan
Peduli apa sama pilgub! Nyoblos sama ga nyoblos kan q tetep aja kayak gini, kere! Salah sendiri sih, kampanye ga di kos2an, padahal q ma temen2 lagi nunggu ‘hujan durian’ dari tim sukses para cagub itu lho…***
Capek dibohongin mulu. Kampanye yg ada malah ajang sesumbar, obral sana, obral sini, basi! Sudahlah basi, masi harus keluar uang bwt transport pulang, mana BBM naik lagi, kan jadinya mahal. Males banget kan kan kan…?!
Tapi ada yg q kagumi plus terheran2 ma pilgub di jatim ini, di saat wilayah lain pda berlomba2 merangkul artis untuk jadi cagub, di jatim sama sekali tak ada artis!!!
Entah memang sudah keduluan pilgub di propinsi lain kali ya, so stok artis yang mau alih profesi sudah habis, atau… memang ga ada artis yg mau sengsara mimpin jatim gara2 bentar lagi kalo kepilih bakal kena damprat di kasus Lumpur lapindo? Ah, entahlah!
Kiranya Inul Daratista pun ciut nyalinya untuk maju jd cagub seperti rekan seprofesinya, Saiful Jamil. Barangkali takut kalo2 lumpur bakal menenggelamkan jatim, pasalnya sekali dua kali ngebor, sidoarjo sudah ‘berenang’ dalam kolam Lumpur!
** Baru aja q pulang cuman g bilang2, ah kasian benar nasibmu! Wuakaka…
*** kemaren q denger berita… hahahaha.. yg golput ternyata menang, perolehan suaranya melebihi kaji dan karsa. hidup golput lah..
Saturday, April 26, 2008
Pemerintah Gila-gilaan
‘Tinggalkan minyak tanah pakai Elpiji 3 KG. Hemat, Bersih dan Praktis’. aku liat kalimat itu terpampang dibagian belakang tangki pengangungkut inyak tanah
milik pertamina. Kontan dahiku langsung berkerut
, APA MAKSUDNYA? edan tenan! Rasanya pemerintah benar2 membabi buta untuk mencabut sumsidi BBM untuk bangsa ini (Padahal kalo qt inget ulasan2 kwik Kian Gie, maka dengan serta merta akan tau bahwa sejatinya ‘subsidi’ itu adalah bahasa pembodohan untuk masyarakat, sejatinya pemerintah tidaklah mengeluarkan uang untuk rakyat, ia hanya kehilangan kesempatan untuk dapat uang lebih!!!).
Beginikah seharusnya kebijakan pemerintah? tak terbesit sedikitpun rasa kasian pd rakyat yang mengantri berjam-jam hanya untuk membeli sekian liter minyak tanah. Bahkan yang katanya elpiji itu sebagai pengganti minyak tanah sempat ilang juga dari peredaran.
kenapa? saat hal tersebut ditanyakan, dalam acara dialog di stasiun swasta, katanya tuh elpiji yang ukuran 12kg di borong sama industri2, so rakyat kecil lagi2 lagi harus gigit jari.
sekali lagi, PADAHAL salah satu alasan kenapa minyak tanah dikonversi adalah selama ini ‘subsidi’ minyak tanah banyak dinikmati kalangan yang sebenarnya tidak layak mendapatkan subsidi minyak itu. nah harusnya kelangkaan elpiji yang 12kg harus diantisipasi dooonk!!!
yang jelas, spirit pemerintah mengkonversi itu bukan membuat rakyat terbantu, sejatinya adalah mencabut ‘subsidi’.
dan… kayaknya tuh elpiji juga besar kemungkinan akan naik juga kan! kan kendali selama ini dipegang pemerintah??
Piye iki? benar2 gilaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!